Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label unik aneh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik aneh. Tampilkan semua postingan

Eksekusi Hukuman Mati Paling Brutal yang Dilakukan oleh Gajah

Hukuman mati oleh gajah adalah suatu metode eksekusi yang selama ribuan tahun telah dilaksanakan di Asia Selatan dan Tenggara, khususnya di India. Gajah Asia, digunakan untuk meremukkan, menghancurkan, atau menyiksa tawanan di depan umum. Gajah-gajah tersebut telah dilatih sehingga mampu untuk langsung membunuh atau terlebih dulu menyiksa korbannya pelan-pelan.

Metode ini pada zaman dahulu sering membuat ngeri orang-orang Eropa yang datang ke Asia. Banyak jurnal dan catatan yang dibuat oleh orang Eropa mengenai metode ini. Ketika bangsa Eropa menjajah bangsa-bangsa Asia, cara ini mulai dilarang.

Di Eropa sendiri, bangsa Romawi dan Carthage pernah menggunakan cara ini untuk menghukum para prajurit yang memberontak.


Asia Barat


Pada abad pertengahan, eksekusi oleh gajah dilakukan di beberapa wilayah di barat, termasuk Kekaisaran Bizantium (Romawi timur), Sassanid (Persia), dan Seljuk (Turki).

Seorang Kaisar Sassanid bernama Khosrau II, yang memiliki 3.000 istri dan 12.000 budak wanita, suatu hari menginginkan Hadiqah (putri dari Na'aman) untuk dijadikan istri. Namun Na'man (yang beragama Kristen) tak mau putrinya memasuki agama Zoroaster. Karena penolakan ini, Na'man pun dihukum dengan cara diinjak oleh gajah sampai mati.

Rabbi Petachiah, seorang pengelana dari Ratisbon, melaporkan eksekusi oleh gajah dilakukan di Mesopotamia utara yang saat itu dikuasai oleh Seljuk. Di sana, ketika Sultan sudah menyatakan hukuman mati untuk seseorang, maka ada orang-orang yang akan berkata pada gajah, "orang ini bersalah."

Gajah itu lalu akan mengambil sang korban dengan mulutnya, melemparkannya tinggi-tinggi dan membunuhnya.


Sri Lanka


Pelaut Inggris bernama Robert Knox pada tahun 1681 pernah ditawan di Sri Lanka. Di sana dia menyaksikan eksekusi dengan memakai gajah. Knox mengatakan bahwa gajahnya memakai suatu besi dengan tiga ujung tajam di gadingnya. Gajah itu lalu menusuk korbannya dengan besi itu dan mengacak-acak organ tubuh sang korban.

Diplomat Inggris Sir Henry Charles pernah berkunjung ke Sri Lanka dan menceritakan hukuman mati oleh gajah atas perintah raja Sri Vikrama Rajasinha.

Beginilah kutipan ceritanya:
". . . Sang pemimpin memberi perintah pada gajah, 'bunuh orang itu!' Sang gajah lalu mengangkat belalainya dan menginjak-injak tanah. Sang pemimpin lalu berkata, 'Selesaikan sekarang,' dan sang gajah meletakkan satu kaki di atas kepala korbannya sementara satu kaki lainnya di atas perut korbannya, dan dengan sekuat tenaga gajah itu menghancurkan tubuh orang malang itu . . ."


India


Di India, selama berabad-abad gajah telah digunakan untuk menghukum pelaku kriminal. Manu Smriti atau Hukum Manu, yang ditulis pada 200 M, menyatakan bahwa jika ada pencurian, maka pencuri tersebut harus dihukum dengan menggunakan gajah.

Pada tahun 1305, Sultan Delhi memerintahkan eksekusi pada para tawanan Mongol, sang Sultan menyuruh supaya mereka diinjak oleh gajah di depan umum.

Penggunaan gajah sebagai alat eksekusi berlanjut sampai abad ke-19. Dalam sebuah ekspedisi di India pada 1868, Louis Rousselet menggambarkan eksekusi seorang pelaku kriminal oleh gajah.

Dia menceritakan bahwa sang terhukum harus meletakkan kepalanya di sebuah tumpukan balok, lalu sang gajah akan meremukkan kepala korban dengan kakinya.


Asia Tenggara


Pada zaman dahulu, Gajah digunakan sebagai alat hukuman mati di Burma, juga di kerajaan Champa. Sedangkan di kerajaan Siam, gajah-gajah dilatih untuk melempar korban ke udara sebelum menginjak mereka sampai mati.

John Crawfurd menyaksikan eksekusi oleh gajah di Kerajaan Cochinchina (Vietnam selatan) ketika dia menjadi duta Inggris pada tahun 1821. Crawfurd menceritakan bahwa pelaku kriminal diikat di kayu, lalu seekor gajah berlari ke arahnya dan menginjak-injaknya sampai mati.


Kekaisaran Barat


Romawi, Carthage, dan Yunani Makedonia adakalanya menggunakan gajah untuk eksekusi. Pemberontak, tawanan perang, dan penjahat perang banyak yang mati di bawah kaki hewan besar ini.

Perdikkas, seorang pemimpin Makedonia, pernah menghukum 300 orang pemberontak dengan cara melemparkan mereka pada gajah-gajah, yang langsung saja menginjak-injak tubuh mereka sampai hancur.

Penulis Romawi Valerius Maximus mencatat bagaimana Jenderal Lucius Aemilius Paulus Macedonicus melemparkan orang-orang untuk dinjak-injak oleh gajah jika ada yang melanggar disiplin atau melakukan pemberontakan.


Sumber :
kaskus

Ikan Lele Albino 2,4 Meter ini Pecahkan Rekor

Seorang pemancing asal Inggris berhasil menangkap ikan catfish albino terbesar. Panjangnya mencapai 8 kaki (2,4 meter) dan berat 206 lbs atau sekitar 103 kg.



Bernie Campbell bersama putranya, Gary sedang berlibur  ke Spanyol dan memancing di Sungai Ebro seminggu penuh. Pria 54 tahun ini bercerita pada Dailymail, di hari ke-3 saat tengah malam tiba-tiba umpannya dimakan seekor ikan besar. Diperlukan perjuangan selama satu setengah jam hingga bisa menangkapnya.

"Ketika saya melihat lebih dekat dan saya melihat ikan berwarna putih, sungguh tak dapat dipercaya. Itu benar-benar ikan yang sangat besar, dan begitu kami mengukurnya benar-benar tak percaya," ungka Campbell.



Menangkap catfish albino sebesar itu selain butuh perjuangan besar, juga kelengkapan alat pancing. Campbell sepertinya sadar ada banyak ikan berukuran super di sungai ini, ia menggunakan tali pancing 1,800ft yang tak mudah putus. Tahun lalu pemancing Brit Phil Hilton memegang rekor menangkap ikan seberat 196lbs (sekitar 98 kg).

Kabar yang diunggah ke internet ini mengejutkan banyak pemancing dunia, namun menuai kemarahan pecinta hewan. Disebutkan catfish albino yang ditangkap Campbell dilepaskan lagi ke sungai, nyatanya foto-foto menunjukkan ikan tersebut tampak sudah mati.


Catatan
Catfish albino di Sungai Ebro bernama latin Silurus glanis.  Sementara lele yang banyak terdapat di Indonesia kebanyakan jenis Clarias batrachus. Ikan lele disebut juga catfish karena dalam ordo yang sama Siluriformes. Sehingga lele disebut pula catfish, siluroid, mudfish.


Sumber:
dailymail.

Orang-orang yang Ditemukan Mati Setelah Bertahun-tahun

Individualisme, asosial adalah efek yang timbul ketika kapitalis melunturkan nilai-nilai gotong-royong. Perlahan-lahan penyakit ini semakin berkembang di negara-negara timur, termasuk Indonesia, yang sebenarnya menganut paham kebersamaan.

Sekarang kita mungkin baru dalam tahap tak peduli terhadap hidup bertetangga, tak tahu ketika ada pendatang baru yang menutup diri. Atau misalnya tak acuh melihat orang lain kesusahan. Dan layaknya tumor, apakah penyakit individualisme harus menunggu beberapa tahun ke depan sampai dampak buruknya jelas terasa?

Mungkin contoh-contoh berikut bisa membuka mata kita, bahwa kesendirian, ketakpedulian hanya meninggalkan kenangan pedih. Inilah orang-orang yang mati dalam sunyi, dan baru disadari banyak orang bertahun-tahun sesudahnya.


1. Kroasia - Mati di depan TV 42 tahun
Hedviga Golik (lahir 1924) hidup sendiri dalam flat (apartemen). Tak  banyak laporan tentang kehidupan wanita Kroasia ini. Tetangganya hanya mengingat terakhir kali melihat Golik tahun 1966 (berarti saat umur Golik 42 tahun). Setelah itu tak ada lagi kabarnya. Para tetangga menduga ia sudah pindah.

Bertahun-tahun kemudian (mungkin 2007 atau 2008) barulah muncul laporan orang hilang di kantor polisi setempat. Maka aparat pun mendatangi flat Golik, mendobraknya, dan menemukan jasad wanita ini duduk di depan televisi hitam putihnya. Tubuhnya sudah rusak, tulang tengkoraknya terlihat jelas.

Dari kali terakhir terlihat tetangganya, berarti Golik telah meninggal dan baru diketahui 42 tahun setelahnya. Tragis, hanya kursi, tv hitam putih, dan secangkir teh menemani sang mumi selama puluhan tahun.



2. Prancis - Mati masih ber-piyama
Tak selalu apartemen yang menyekat kehidupan pribadi sehingga sangat individualis. Tinggal di rumah pun kalau tak ada interaksi sosial juga gawat. Seorang pria yang tinggal di sebuah rumah di Lille, Prancis ditemukan mati masih mengenakan piyama setelah 15 tahun kemudian oleh kepolisian setempat.

Banyak orang mengira rumah ini sudah kosong. Tampaknya pria asli Spanyol ini tak punya kenalan saat tinggal di Lille. Waktu kematian diduga tahun 1996, terlihat dari surat-surat yang masih tertutup merujuk tahun tersebut.



3. Prancis - Ditemukan setelah 8 tahun gantung diri
Sebuah Apartemen di paris dikejutkan penemuan mayat gantung diri yang sudah berusia delapan tahun berada di apartemen tersebut. Usia pria ini sekitar 40 tahun, terakhir kabarnya mengajukan keluhan pekerja terhadap pemecatannya di tahun 2005.

Dia telah memutuskan hubungan dengan keluarganya dan kabar dari tetangga percaya bahwa ia telah kembali ke Kamboja. Apartemennya akhirnya dijual setelah ia tidak mampu untuk  pembayaran hipotek dan untuk menutupi biaya bangunan.

Seorang sumber polisi mengatakan pemilik baru menemukan tubuh pria asli Kamboja ini tergantung di tali saat tiba untuk memeriksa apartemen dan masuk dengan bantuan tukang kunci.



4. Australia - Ditemukan setelah 8 tahun
Seorang wanita tua (87 tahun) yang hidup sendirian di rumahnya ditemukan sudah meninggal setelah 8 tahun oleh kepolisian New South Wales, Australia pada tahun 2011. Bagaimana mungkin rumah itu dibiarkan tak terurus sekian tahun? Tampaknya listrik dan air sudah diputus sejak lama. Namun, Departemen Sosial tetap memberi tunjangan ke rekeningnya. Para tetangga melaporkan tak pernah melihat wanita itu dan mengiranya sedang liburan.

Penemuan mayat ini dilakukan setelah polisi menerima laporan dari iparnya yang tak mendengar kabar setelah bertahun-tahun. Sangat disayangkan, mengapa menunggu 8 tahun baru melapor polisi?

Menurut keterangan, wanita tua ini dan iparnya bertengkar hebat di tahun 2003, dan setelah itu mereka berdua perang dingin. Tragis, sebuah pertengkaran yang panjang menuai hasil menyedihkan.



5. Jerman - Mati di tempat tidur 7 tahun
Ini mungkin kisah paling tragis hidup kesepian dalam sebuah negara yang sangat maju, Jerman. Di tahun 2007 polisi menemukan seorang pria berusia 59 tahun mati terbaring di tempat tidurnya. Waktu kematian diduga 30 November 2000 sesuai surat bertanggal tersebut yang datang dari kantor Departemen Sosial (welfare office).

Apartemen pria ini di gedung yang meliputi perkantoran. Mengingat lingkungan yang cukup ramai tersebut, seharusnya bau mayat busuk tercium dengan mudah. Nyatanya tidak ada orang yang 'ngeh' selama bertahun-tahun. Tambah menyedihkan, tak ada orang yang merasa kehilangan kakek/ayah/teman dan artinya pria ini benar-benar hidup sendirian.

"Tak ada yang kehilangan pria ini. Tak pernah ada laporan kehilangan," ucap polisi setempat. Sungguh mengenaskan, begitu mudahnya melupakan orang.
------
Masih banyak laporan lain yang bisa ditemukan dari berita-berita di internet, kebanyakan memang dari negara-negara yang disebut maju peradabannya, maju secara teknologi, namun mundur dalam kehidupan sosial. Ironis?

Indonesia dan negara-negara timur yang masih menjunjung budaya kebersamaan belum terlampau parah, mungkin. Tapi indikasi ke arah sana bisa saja dipercepat. Seperti misalnya berita di bulan September 2013 tentang penemuan mayat Adi Prahara Mahdisa setelah membusuk di kamar kosnya di kawasan Kebon Kacang 9 No 35, Jakarta Pusat. Masih hitungan hari, tepatnya dua hari. Bagaimanapun sungguh menyedihkan, kabar kehilangan diterima polisi berkat laporan teman kerjanya.


Inilah Manusia Berkulit Paling Lentur

Soal kulit paling lentur yang bisa ditarik hingga sekian centimeter, belum ada yang bisa menyaingi Gary Turner. Kulitnya dapat melonggar, merenggang, dan melar. Dia dapat menutupi seluruh wajahnya dengan kulit leher. Kulit bagian perut bahkan bisa memegang tiga liter bir.

Sebenarnya Turner menderia penyakit langka yang disebut sindrom Ehlers Danlos. Saking langkanya, hanya 1 dari 10 ribu orang mungkin mengidap sindrom ini.

 


Turner mengatakan kepada stasiun televisi ABC News, jika Anda melihat sel kulit di bawah mikroskop maka akan terlihat baik, bulat dan mengunci. "Sementara kulit saya bergerigi dan tidak cocok jaringan satu dan lainnya. Cara terbaik mendeskripsikan, aku tidur di keranjang anyaman. Anda dapat membayangkan pola kulit saya," katanya.

Kulit Turner terlihat dua kali lebih tipis dari kulit biasa. Dia mulai mengetahui keanehan pada kulitnya saat berumur 10 tahun. Ketika itu paman Turner mengajak teman-teman sebayanya. Dia menunjukkan kelenturan kulit keponakannya itu. "Dari reaksi wajah mereka, saya tahu ada yang aneh," Turner menjelaskan.

 



Dia menggunakan jepitan untuk menarik kendur kulitnya ke bawah. Tapi tidak terlihat wajah kesakitan. Berkat keahliannya, Turner pernah bergabung dalam kelompok Sirkus Horor.








 





















Sumber:
merdeka

7 Model Sepatu Aneh Dalam Sejarah

Riwayat sepatu sebagai pelindung kaki mengalami perjalanan sejarah yang panjang. Berbagai bentuk telah diciptakan, bahkan menjadi ciri khas wilayah tertentu. Ada yang bertahan, ada yang berakhir di musium.

Berikut ini beberapa model sepatu teraneh yang pernah ada.


1. Kabkabs, Lebanon



Nama kabkabs didapat karena suara yang dihasilkan saat berjalan di lantai marmer. Sepatu ini digunakan oleh wanita di Timur Tengah untuk melindungi diri dari kotoran dan ketidaknyamanan saat berjalan di tempat basah. Dari golongan kaya biasa menghiasi sepatunya dengan mutiara, sulaman, dan tali beludru. Tak jarang di bagian atasnya juga dibuat dengan kawat perak, emas atau timah. Jika digunakan saat acara pernikahan, kabkabs dibuat setinggi dua meter.



2. Heels untuk pria, Eropa



Sepatu dan kaus kaki adalah dua hal penting bagi pria Eropa di tahun 1700. Untuk bangsawan, sepatu itu dibuat mewah dengan hak yang tinggi, berenda, atau dihiasi bunga mawar. Contohnya, Raja Louis XIV juga memiliki sepatu hak tinggi berwarna merah.


3. Wooden bridal shoes, Perancis



Sepatu pengantin kayu dengan ujung menyerupai tanduk ini dibuat di Bethmale Valley. Bagian selatan kota Saint Girons di distrik Ariege. Sepatu ini bahkan sudah ada sejak abad ke-9.

Saat itu, penduduk setempat menaklukan sekumpulan penjahat yang menculik banyak wanita desa. Mereka mengalahkan penjahat itu dengan tusukan sepatu di bagian hati. tanduknya memang tajam, karena sepatu-sepatu ini dibuat dari cabang-cabang pohon.

Para pria juga menggunakan sepatu ini untuk diberikan kepada pasangan mereka. Dikatakan bahwa semakin tinggi tanduk sepatu, maka semakin tinggi cinta yang dimiliki.



4. Plaited birch bark, Finlandia



Pada awal abad ke-20, wanita Finlandia menggunakan sepatu kulit dari kayu Birch untuk sehari-hari. Bahan lainnya adalah kulit pohon limau atau jeruk. Supaya awet, sepatu kulit itu dilapisi dengan anyaman. Meski demikian, umur sepatu ini sangat terbatas. Hanya seminggu.



5. Padukas, India



Alas kaki asal India ini memiliki bentuk seperti bakiak. Untuk menggunakannya diberikan knob yang terletak di antara jempol kaki dan telunjuk. Knob ini umumnya terbuat dari perak, kayu, besi atau gading.

Sandal yang dinamakan padukas ini ada yang dibuat untuk masokisme. Yaitu proses mendapatkan kepuasan seksual yang memberikan rasa sakit. Beberapa masokis, menggunakan bentuk aichmophilia atau knop dengan jarum dan paku.

Setelah rasa sakit berlangsung selama 20-40 menit, tubuh akan mulai memproduksi opiat. Yaitu bahan kimia tubuh yang mengurangi sensasi rasa sakit dan menyebabkan anestesi atau rasa gembira yang dapat meningkatkan sensitivitas.



6. Okobo, Jepang



Jauh sebelum tahun 1970, Geisha magang - disebut maiko - telah menggunakan sandal atau bakiak okobo. Alasannya karena sepatu ini sangat praktis untuk membuat mereka terlihat lebih tinggi.

Okobo terbuat dari satu potong kayu yang tidak berhias sama sekali. Hak sepatu okobo umumnya mencapai hingga 5 1/2 inci atau 14 cm. Warna kain yang digunakan pada okobo disesuaikan dengan status maiko. Misalnya maiko baru akan menggunakan warna merah, sementara yang hampir selesai dari proses magang akan menggunakan warna kuning.



7. Chopines, Italia



Sepatu unik ini banyak digunakan wanita Italia pada awal abad ke-17. Seperti Okobo di Jepang, sepatu ini sangat tidak praktis. Karena tujuan utamanya adalah untuk membuat pemakainya terlihat lebih tinggi. Dengan menggunakan sepatu ini, pemakainya bisa tampak tinggi hingga 18 cm atau 5 inci.

Biasanya chopines terbuat dari kayu, dilapisi sutra halus atau beludru. Chopines jarang terlihat pada lukisan-lukisan abad pertengahan karena biasanya wanita yang berpose selalu mengenakan gaun panjang yang menutupi alas kaki mereka.


Bentuk Awan Aneh ini Pertanda Gempa?

�Nak, pulanglah lagi. Ja�ngan main ke pusat kota. Ada awan gem�pa, hati-hati ya!� kata se�orang ibu di kawasan Bypass, Pa�dang, saat me�nele�pon anak�nya begitu melihat awan tegak lurus. Kabar ini pernah dimuat tahun 2012 silam di harian Padangekspres.

Kemunculan awan tegak lurus yang dikaitkan sebagai pertanda gempa masih menjadi kajian peneliti. Walau beberapa ahli menyatakan ini hanya mitos belaka, banyak catatan sejarah membuktikan keberadaan awan tegak lurus - lalu dikenal dengan awan gempa - dengan terjadinya gempa bumi.



Awan aneh ini bentuknya memanjang seperti asap yang ke luar dari pesawat. Seorang ilmuwan India, Varahamihira (505 - 587 M) dalam bab 32 dari karyanya Brihat Samhita membahas beberapa tanda-tanda peringantan akan adanya gempa bumi, misalnya: kelakuan binatang-binatang yang tidak seperti biasanya, pengaruh astrologi, pergerakan bawah air tanah dan formasi awan yang aneh, yang muncul seminggu sebelum terjadinya gempa bumi.

Sejak tahun 1990, seorang pensiunan ahli kimia di Kalifornia, Zhonghao Shou, telah membuat lusinan prakiraan gempa bumi berdasarkan pola-pola awan hasil pencitraan oleh satelit. Tekanan dan gesekan dari tanah dapat menguapkan air jauh sebelum gempa bumi terjadi.

Menurut Shou, dari 36 awan yang diteliti, 29 terbukti menjadi awal pertanda gempa. Prediksinya yang paling terkenal adalah ketika dia mengamati awan berbentuk garis memanjang dengan ekor mengarah ke Barat Laut. Penelitian Zhonghao Shou ini masih berlangsung hingga sekarang. Cek lebih jelas di earthquakecloudpredictions 

Awan tegak lurus di Padang 2012 yang membuat heboh



Pembentukan awan gempa

Awan gempa terbentuk ketika ada gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan oleh sumber gempa keluar dan bertabrakan dengan permukaan bumi, menembus langit hingga membentuk awan menjadi bentuk-bentuk yang tidak biasa.

Sebagai teori alternatif, didukung oleh para penganut model Listrik Semesta (Electric Universe), menyatakan bahwa beberapa gempa bumi kemungkinan memiliki karakteristik listrik, termasuk di dalamnya fenomena aural, radio dan gangguan VLF (Very Low Frequency).

Awan lurus yang terlihat seringkali disebut sebagai awan cirrus, yaitu awan yang cukup tinggi attitudenya. awan ini memiliki ketinggian antara rata-rata yang teramati sekitar 20000 ft atau sekitar 6 Km tingginya.


Mitos populer karena Kobe
Di Jepang tepatnya di Kobe, delapan hari sebelum terjadinya gempa dahsyat pada tahun 1995, ditandai dengan kemunculan awan tegak lurus. Nah, itulah kemudian banyak bermunculan issue-issue seputar gempa Jepang ini, dan menyebar lewat media internet dengan cepat.

Awan yang disebut pertanda gempa Kobe


Masyarakat pun mulai mengumpulkan berbagai kejadian gempa yang ditandai sebelumnya dengan kemunculan awan aneh ini. Seperti misalnya:

1. Gempa di Niigata tahun 2004 terjadi cuma empat jam setelah kemunculan awan aneh seperti itu.

2. Yogyakarta pada tahun 2006, awan seperti itu muncul pada tanggal 3 Mei 2006 tepat beberapa minggu sebelum gempa dahsyat mengguncang Yogyakarta pada tanggal 27 Mei 2006.

Awan yang muncul di Yogyakarta 2006

Awan yang muncul di Yogyakarta 2006


3. Tahun 1978, sehari sebelum gempa Kanto di Jepang, Walikota Kyoto Kagida melihat awan aneh. Ia mengaitkan gempa dengan awan tersebut. Fenomena itu lalu disebut Kagida Cloud atau Awan Kagida, yang memperkirakan sumber gempa di titik paling tengah awan gempa. Namun, tahun 1985 pendapatnya dibantah.

4. Pada 20 Desember 2003, langit sekitar Bam, Iran, muncul awan memanjang. Empat hari kemudian terjadi gempa 6,8 SR.

Awan merah memanjang di Iran 2003


5.  Pada 17 Januari 1994 muncul awan seperti asap roket di sekitar Northride, Amerika Serikat dan sehari kemudian terjadi gempa.

6. Pada 13 Februari 1994 muncul awan berbentuk gelombang di Northride dan 20 Maret 1994 terjadi gempa besar.




















6 Jenis Pijat yang Aneh

Soal teknik pijak-memijat, di beberapa negara di dunia ini, seperti Swedia, pijat dengan menggunakan batu panas atau memijat jaringan kulit bagian dalam bukanlah satu-satunya cara paling aneh.

Masih banyak jenis pijat aneh bin ajaib, seperti misalnya berikut ini.


1. Pijat Gajah


Sebuah pertunjukan gajah di Chiang Mai, Thailand, memungkinkan seekor gajah yang terlatih untuk memijat Anda dengan lembut dengan cara menginjak punggung Anda. Hiiii, semoga si gajah benar-benar terlatih.



2. Pijat Kaktus
Foto: qtgoldcoast.com.au


Mungkin terapi pijat dengan menggunakan kaktus terdengar tidak nyaman, tapi pijat kaktus adalah spesialisasi di Four Season Punta Mita, Meksiko. Jangan khawatir! Duri akan dicabut sebelum alat kejut kaktus dipanaskan dalam air hangat. Kaktus itu kemudian akan dipotong setengah untuk mengeluarkan bagian lengket yang ada di dalam. Bagian itulah yang akan digunakan untuk memijat tubuh Anda.


3. Pijat Pisau
Foto: chillhour.com

Dipopularkan kembali di Taiwan, terapi pijat asal Cina kuno ini menggunakan dua parang untuk memijat. Secara lembut akan digunakan pada punggung dan bahu pasien, gunanya untuk melepaskan energi tubuh dan membantu aliran darah.


4. Pijat Ular

 
Foto: ibnlive.in.com

Sebuah spa di Israel menggunakan kombinasi enam ular yang tidak berbisa untuk memijat tubuh Anda, mengurangi rasa sakit pada otot dan nyeri. Semakin besar ular yang digunakan, semakin dalam pula pijatannya. Di Indonesia, ular akan dibiarkan merayap di punggung untuk merangsang ketakutan yang dipercaya dapat membantu meningkatkan metabolism tubuh.





5. Pijat Venik
 
Foto; bearanddoebanya.com
 
Di Rusia, saat Anda mandi akan ada bagian di mana dapat melakukan pijat dengan memukul-mukulkan seikat ranting yang dipanaskan ke tubuh Anda. Ranting tersebut biasanya dari pohon birch, oak, atau kayu putih. Teknik pijat ini dipercaya dapat membantu pengelupasan kulit mati.


6. Pijat Handuk Api

Foto: blogcritics.org

Sebuah pengobatan Cina kuno dengan menggunakan handuk yang direndam alkohol dan �obat mujarab� lalu ditempatkan pada daerah yang bermasalah. Handuk tersebut akan menyalakan api selama beberapa detik.


Sumber:
plasa.

4 Orang Ini Berubah Secara Mengejutkan Setelah Pulih dari Stroke

Stroke merupakan penyakit dalam kondisi kurangnya pasokan darah ke otak dan ini mematikan sel saraf di otak. Stroke banyak berhubungan dengan gejala kesehatan buruk seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan udara juga bisa membuat orang terkena serangan otak ini. Itu sebabnya banyak perokok menderita stroke.

Hampir 90 % penderita stroke meninggal. Namun tidak halnya dengan 4 orang ini. Mereka berhasil bertahan hidup. Tak sekedar kembali sehat, mereka mempunyai perubahan mengejutkan. Penyakit ini ternyata mampu membuat seseorang berbahasa asing dengan fasih, atau berganti karakter pribadi.

Siapa saja penderita stroke yang berhasil bertahan hidup dan punya perubahan mengejutkan? Berikut ulasannya:

1. Tidak pernah sedih lagi sebab stroke


Malcom Myatt asal Amerika Serikat pernah terserang stroke berat. Namun dia berhasil bertahan melawan stroke. Tetapi penyakit itu membuat dirinya jadi tidak bisa bersedih. Dia kehilangan kemampuan untuk menangis dan merasakan kecewa.

Pria yang berprofesi sebagai pengemudi bus ini mengatakan setelah terkena stroke dia tidak lagi merasa depresi dan ini membuatnya lebih baik. Sebenarnya ini efek samping dari kerusakan beberapa sel otak. Namun Myatt bilang ini efek samping yang baik.


2. Jadi gay setelah kena stroke


Seorang pemain bola Rugby Amerika Serikat bernama Chris Birch berhasil bertahan hidup dari stroke yang membuatnya koma. Saat tersadar, dia menjadi gay.

Sebelumnya dia seorang lelaki normal dan sudah bertunangan dengan pacarnya. Kesembuhannya itu malah membuatnya jadi aneh setelah sebelumnya mampu mematahkan leher seseorang atau mencederai punggung lawan main Rugby nya, kini dia fasih memegang pengering rambut dan sisir. Dia sudah memutuskan pertunangannya dengan sang pacar.


3. Mahir berbahasa Jamaika setelah stroke


Linda Walker asal Inggris sadar dari koma akibat stroke dan langsung mahir berbahasa Jamaika. Kasus Walker sangat langka tercatat hanya 50 orang pernah seperti itu.

Walker malah benci anugerah itu. Dia memikirkan perkataan banyak orang yang menanyakan kenapa bisa berbahasa dan beraksen Jamaika. Kadang terdengar seperti aksen Italia dan Slovakia tapi sangat fasih Jamaika.


4. Mahir perangkat lunak desain setelah kena stroke


Ken Walters tidak punya bakat seni sama sekali. Dia seorang insinyur sehari-hari bekerja berurusan dengan kabel di sebuah gedung, sampai akhirnya stroke serius menyerangnya.

Namun setelah sembuh dia mendapatkan anugerah tidak ternilai. Secara mengejutkan dia mampu mengoperasikan komputer bahkan beberapa perangkat lunak untuk desain. Dia langsung menguasai teknik gambar digital dan mempunyai perusahaan perangkat lunak.


Sumber :
merdeka.com